Langsung ke konten utama

Hati



Hai lagi padamu yang masih tak bisa kusangsi.
Aku kehabisan kata untuk mencari arti teruntuk kamu yang masih setengah hati.
Tapi, ini isi dari dalam tubuhku yang bernama hati.
Lagi-lagi, disela kesibukanku, hidup ini melulu soal rindu, cinta, harapan, dan kamu.
Untungnya aku yang memegang kunci atas hatiku sendiri, hingga kamu tidak bisa sembarang datang dan pergi meninggalkan.
Diruang kecil dalam tubuhku yang bernama hati, ada ruang tunggu untuk tamu. Kamu bisa memilihnya. Jika hanya ingin melihat-lihat seberapa rapi ruang yang aku siapkan untukmu lalu pergi berlalu, kamu akan selamanya di ruang tunggu, karena aku tak akan membukakan pintu dan hanya melihatmu dari balik bilik hatiku.
Jika kamu memaksa masuk, mengetuk dengan keras bahkan sampai mendobraknya, aku tak bisa apa-apa. Namun, resikonya kau harus tinggal selamanya. Karena didalam ruang kecil itu kamu akan menemukan cahaya menyilaukan yang akan memerangkap kamu untuk selamanya tersekap.
Hati sudah lelah mencari, tak ingin hanya sekedar bercakap kemudian pergi meninggalkan pengap. Sudah tidak ingin lagi mengobati luka dengan cuka, karena aku ingin kamu yang nyata. Karena aku ingin kamu tak sekedar duduk di ruang tunggu, tapi menjemputku dengan ketulusan hingga aku menyerahkan kunci hati dengan keikhlasan.


#30HariMenulisSuratCinta Hari ke-10

Komentar

  1. Nggak bosen nih baca suratnya, kalo udah suka jadi nyaman :)

    BalasHapus
  2. :) duh kamu. awas jatuh cinta sama surat surat ini

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sembunyikan Saya

Kepada mu yang masih menyembunyikan saya dari seluruh dunia. Kita pernah sama-sama saling bersilang jalan. Pernah saling bersisian. Pernah saling pergi. Tapi, apa yang semestinya jadi satu pasti akan kembali.  Kita pernah pula saling melewatkan. Pernah juga dengan berat hati melepas genggaman. Tapi, apa yang semestinya jadi milik kita akan datang tanpa pernah memberi tahu. Kini, saya senang berada disini. Di tempat yang ingin saya tetapkan menjadi rumah. Tempat saya pulang dari segala lelah. Tempat yang tidak seorang pun tahu, karena kamu dengan begitu tenang menempatkan saya dengan begitu rahasia di situ. Di hatimu.  Maka dengan surat ini, kamu harus bertanggung jawab karena sudah membuat saya betah. Kamu harus menjaga saya agar tetap berada di sisimu. Meyakinkan saya untuk tidak membuka pintu. Membuat saya jatuh hati setiap hari padamu. Sebagai hadiah, kamu dapat menikmati senyum saya yang manis semau mu😄 #30HariMenulisSuratCinta

Thank You Mozaik

Hai, Mozaik Al Isamer, putra sulung Bapak Insan Asyik.  Sekitar tiga hari yang lalu aku berkunjung ke typoganteng.com dan membaca tulisan yang berjudul "Ayah, Kau Terbaik!". Dan karena ulahmu menuliskan itu berhasil membuatku menangis dan merindukan ayahku.  Yang paling bisa buat mata berkaca-kaca di bagian yang ini, "Gue anak nggak berguna, kalau dia nggak bisa nikmatin masa tua nya." Aku rasa apapun yang berhubungan dengan orang tua akan selalu bersinggungan dengan air mata.  Sebelumnya, aku akan memperkenalkan diri dengan sejelas-jelasnya karena ini bukan surat kaleng. Namaku Vici Kurnia Ayuningtyas, putri sulung Bapak Muazin. Kelahiran Lampung, 22 Mei 1995. Seperti yang kamu tuliskan sebelumnya bahwa setiap Ayah akan selalu punya "keren" nya masing-masing. Tapi, pandangan anak perempuan dan laki-laki tentang Ayah akan sangat berbeda menurutku. Seperti nama Ayahku; Muazin, yang katanya arti nama itu adalah pria yang mengumandangkan adzan. Ta...

Menyukai Seseorang

Bukankah menyukai seseorang adalah hal yang mudah? Hanya cukup dengan menyukai nya, tanpa perlu tahu siapa mantan kekasihnya, pekerjaannya, apa yang sedang ada dalam pikiran nya. Hidup akan baik-baik saja sepertinya. Hari-hari hanya akan ada perasaan baik, mendoakan, mengharapkan. Dalam menyukai kita selalu diperbolehkan berharap, tidak ada yang bisa membatasi rasa dan harapan itu karena semuanya milikmu. Rasa ingin tahu tentang nya adalah yang paling menguasi pikiran mu. Tentang hobi nya,  makanan dan film favorit nya, tipe pasangan yang menjadi impian nya. Padahal rasa ingin tahu itu bisa melukai. Tapi, tiap kali kamu menyukai seseorang seolah kamu merasa jadi manusia yang paling bisa menahan rasa sakit. Kamu merasa baik-baik saja saat orang yang kamu sukai muncul di timeline mu.  Hadir sesekali lewat instastory. Hanya dengan itu kamu merasa jadi yang paling tahu tentang diri nya. Kamu merasa hari mu dipenuhi tawa dengan melihat foto nya yang sedang tersenyum,...