Kamu sedang apa? Membaca malam? Melukis bintang? Atau mencintaiku? Apa kabar kamu hari ini? Luar angkasa sedang begitu indah, aku tahu kamu tidak akan kembali ke bumi dalam waktu cepat. Oleh karena itu aku akan menuliskan ini, semua yang kualami saat kamu tidak di bumi. Keramaian kota ini semakin menjadi-jadi. Tiap detik nya aku bisa melihat begitu banyak manusia bumi menghela napas, mengeluarkan kekesalan dengan penuh kesabaran. Kamu tahu, aku tidak pernah sabar. Aku sudah muak dengan kota yang penuh penat ini. Tapi diujung pemberhentian, langit sedang memamerkan kecantikan ke seluruh wanita bumi yang sibuk berebut angkutan pulang. Aku hanya menatap nya sebentar, karena aku tidak akan mampu melawan langit sore kesayangan mu itu. Sayangnya, langit mu sedang bersandiwara. Dia menangis setelah pamer dan aku menyukainya. Dia membuat semua yang terburu-buru terpaksa terlambat. Membuat semua yang awal nya cerah harus abu-abu. ...
Masih jatuh pada hujan dan cinta padamu