Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2015

Rindu di Luar Jangkauan

Jika malam datang dan dingin serasa menyerang, itu bisa jadi tanda bahwa kamu sedang dirindukan. Seseorang disana mungkin sedang mencari jalan untuk bisa sampai padamu. Meski banyak kelokan dan persimpangan, banyaknya petunjuk jalan yang justru menyesatkan, rindu itu tetap berjalan meski dia sadar yang dirindukan berada di luar jangkauan. Bukan sedang sibuk atau tak ada signal.  Hanya saja memang terlalu jauh untuk dijangkau, terlalu mustahil untuk diraih. Bukan beda dunia. Tapi mungkin perindu mu ini tak ada seperseribu dari jutaan manusia diduniamu. Bahkan seseorang yang tak pernah kamu pikirkan selama ini.  Mengertilah jika rindu tak selamanya menyenangkan, terkadang menyakitkan untuk sebagian orang. Karena terlalu munafik jika rindu tak mengharapkan balasan. Namun apa daya, jika kamu begitu jauh, dan tak ada yang bisa aku lakukan selain melantunkan doa dalam malam. Semoga kamu mengijinkan si perindu ini untuk sebentar saja bertamu ke rumahmu. Berharap rindun...

My trip My friendship

Tak ada yang lebih dirindukan Rere selain menikmati cokelat panas di pinggir jendela kamarnya bersama Nadira. Sahabat baik nya sejak kecil itu sedang tidur dengan pulas, mungkin ini yang paling baik dari pada Nadira terus-terusan menahan sakit. Jika saja Rere tahu perjalanan itu akan merenggut nyawa sahabatnya, dia tidak akan pernah mengabulkan nya untuk Nadira. ….. “Re ayolah, untuk yang pertama dan terakhir. Janji.” Pinta Nadia seraya mengacungkan jari telunjuk dan jari tengah ke angkasa. “Nggak bisa. Aku nggak mau ambil resiko, itu bahaya buat kamu Nad.” Jawab Rere tegas. Sudah lebih dari seminggu Nadira merayu Rere agar diijinkan ikut ke Lombok dan mendaki Gunung Rinjani, bukan merasa terganggu jika Nadira ikut, hanya saja Rere tahu kanker paru-paru yang diderita Nadira akan membahayakan bagi kesehatan sahabatnya itu. Tapi, bukan Nadira namanya kalau tidak bisa membuat orang menuruti permintaannya.   Dengan wajah sayu dan memelas Nadira mengeluarkan jurus andalanny...

Mengharuskan ada kamu

Kamu yang begitu jauh dan tak mudah untuk direngkuh, yang belum pernah kulihat sebelumnya, yang membuat aku jatuh cinta.  Setiap malam aku meyakinkan hatiku bahwa kamu tak mungkin tahu bahwa ada seorang wanita yang hanya kamu sebut teman biasa, sungguh-sungguh biasa, mencintaimu dengan begitu bodoh, mencintaimu dalam diam, dalam waktu yang tak mungkin bisa kamu bayangkan. Tapi semakin aku berusaha meyakinkan, rasa untukmu semakin dalam tertanam. Ini memang begitu menyiksa, menyeretku pada malam yang selalu dikelilingi wajahmu, membawaku pada pilu saat rindu tak mampu bertamu kerumah mu, memaksaku menahan tangis dalam malam untuk temu yang tak kau janjikan. Apa langit malam di kotamu tak pernah melukiskan wajahku? Apa angin malam yang selalu mampu membuatku merindu tak pernah membisikan namaku? Seandainya kamu tahu aku menginginkan kamu, mengharuskan kamu tahu, mengharuskan kamu ada disisiku, tapi kembali lagi pada kata awal dikalimat ini, ‘seandainya’. Mencintai d...

Merindukan masa lalu

Pernah merasa kosong ditengah hujan saat malam? Pernah merasa rindu pada masa lalu? Pada masa ada seseorang yang selalu mampu menumbuhkan candu. Awalnya merasa (sok) baik-baik saja tanpa dia, tapi memang ada saat nya masa lalu ingin di kenang. Ingin kembali diperhatikan, dan memaksa untuk kembali dirindukan. Langit-langit kamar saat hujan tengah malam pun berubah menjadi seperti jutaan film yang dipaksa berputar. Yang paling jelas diingatan justru saat paling menyedihkan. Saat aku dan kamu berusaha setengah mati bertahan pada keadaan yang menuntut kepergian. Tapi, ternyata kamu menyerah lebih dulu, katamu kamu sudah lelah. Tak ingin lagi mempertahankan ‘kita’ yang sudah berlari dan membangun banyak mimpi.  Kau tanyakan bagaimana aku? Aku, hanya diam dalam tangis melihat kamu menggenggam tanganku terakhir kali. Mengusap air mata ku untuk kali terakhir. Dan aku temukan kamu pergi menjauh, berusaha mati-matian membuangku jauh-jauh. Hingga di detik selanjutnya aku men...