Gemuruh tepuk tangan membuat Adam tidak bisa menahan senyumnya. Permainan gitar nya mulai membuat para wanita tergila-gila. Di barisan paling depan, seorang wanita juga ikut tersenyum. Hatinya hangat. Mata nya selalu mengikuti arah pandangan Adam, berharap Adam menghentikan pandangan tepat di mata nya. Wanita itu masih tersenyum. Adam menemukan nya, ia tersenyum dan melambaikan tangan. Semua wanita merasa hal itu untuk nya. Senyum dan lambaian itu hanya untuk Khaylila. Wanita itu selalu menunggu Adam di tiap penampilan. Mereka akan selalu pulang bersama setelah acara usai. Wanita itu akan mendengarkan bagaimana Adam menceritakan perasaan nya tiap kali di atas panggung. Adam menikmati senyuman Kahylila tiap ia bercerita. Gitar itu pemberian Khaylila. Keberanian untuk tampil di depan umum juga pemberian Khaylila. Adam tidak pernah berterima kasih. Adam hanya selalu menyukainya. Puluhan perangko di buku kesayangan Khaylila sebagian hasil pemberian Adam. Khaylil...
Masih jatuh pada hujan dan cinta padamu