Bukankah menyukai seseorang adalah hal yang mudah?
Hanya cukup dengan menyukai nya, tanpa perlu tahu siapa mantan kekasihnya, pekerjaannya, apa yang sedang ada dalam pikiran nya.
Hidup akan baik-baik saja sepertinya.
Hari-hari hanya akan ada perasaan baik, mendoakan, mengharapkan.
Dalam menyukai kita selalu diperbolehkan berharap, tidak ada yang bisa membatasi rasa dan harapan itu karena semuanya milikmu.
Rasa ingin tahu tentang nya adalah yang paling menguasi pikiran mu.
Tentang hobi nya, makanan dan film favorit nya, tipe pasangan yang menjadi impian nya.
Padahal rasa ingin tahu itu bisa melukai.
Tapi, tiap kali kamu menyukai seseorang seolah kamu merasa jadi manusia yang paling bisa menahan rasa sakit.
Kamu merasa baik-baik saja saat orang yang kamu sukai muncul di timeline mu. Hadir sesekali lewat instastory. Hanya dengan itu kamu merasa jadi yang paling tahu tentang diri nya.
Kamu merasa hari mu dipenuhi tawa dengan melihat foto nya yang sedang tersenyum, melihat wajahnya di layar ponselmu.
Kamu mendoakan nya.
Tiba saat nya kamu dan dia saling bersinggungan. Dipersilahkan alam semesta untuk saling mengenal. Supaya dia juga tahu rasanya menyukai seseorang. Mengetahui hari-hari baik selalu datang saat kita mendoakan seseorang.
Setelah hari-hari saling menyukai, beberapa yang beruntung saling berani menyatakan perasaan. Memasuki tahap baru dari menyukai.
Bagi yang kurang beruntung, tidak akan ada yang berubah. Perasaan atau pun harapan nya.
Karena aturan dasar yang paling sering dilupakan tentang menyukai seseorang adalah kita tidak akan pernah memaksakan perasaan kita terhadap nya.
Membiarkan dia menjalani hari-hari dengan biasa.
Membiarkan kita menyukai nya begitu saja.
Hanya cukup dengan menyukai nya, tanpa perlu tahu siapa mantan kekasihnya, pekerjaannya, apa yang sedang ada dalam pikiran nya.
Hidup akan baik-baik saja sepertinya.
Hari-hari hanya akan ada perasaan baik, mendoakan, mengharapkan.
Dalam menyukai kita selalu diperbolehkan berharap, tidak ada yang bisa membatasi rasa dan harapan itu karena semuanya milikmu.
Rasa ingin tahu tentang nya adalah yang paling menguasi pikiran mu.
Tentang hobi nya, makanan dan film favorit nya, tipe pasangan yang menjadi impian nya.
Padahal rasa ingin tahu itu bisa melukai.
Tapi, tiap kali kamu menyukai seseorang seolah kamu merasa jadi manusia yang paling bisa menahan rasa sakit.
Kamu merasa baik-baik saja saat orang yang kamu sukai muncul di timeline mu. Hadir sesekali lewat instastory. Hanya dengan itu kamu merasa jadi yang paling tahu tentang diri nya.
Kamu merasa hari mu dipenuhi tawa dengan melihat foto nya yang sedang tersenyum, melihat wajahnya di layar ponselmu.
Kamu mendoakan nya.
Tiba saat nya kamu dan dia saling bersinggungan. Dipersilahkan alam semesta untuk saling mengenal. Supaya dia juga tahu rasanya menyukai seseorang. Mengetahui hari-hari baik selalu datang saat kita mendoakan seseorang.
Setelah hari-hari saling menyukai, beberapa yang beruntung saling berani menyatakan perasaan. Memasuki tahap baru dari menyukai.
Bagi yang kurang beruntung, tidak akan ada yang berubah. Perasaan atau pun harapan nya.
Karena aturan dasar yang paling sering dilupakan tentang menyukai seseorang adalah kita tidak akan pernah memaksakan perasaan kita terhadap nya.
Membiarkan dia menjalani hari-hari dengan biasa.
Membiarkan kita menyukai nya begitu saja.
Komentar
Posting Komentar