Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2016

Aku (masih) sakit

Assalamualaikum Hari ini aku masih sakit. Bisa dibilang tambah parah. Aku tidak bisa bangun dari tempat tidur. Seharian aku membaca novel Bulan milik Tere Liye, kamu sudah pernah membaca nya?  Pipi ku makin membengkak, aku tidak bisa makan dan minum. Kamu tidak mengkhawatirkan aku? Apa di benak mu ada sesuatu yang mengganjal? Coba beri waktu hati mu untuk bekerja. Merasakan aku sebentar saja.  Semoga, kamu mendoakan aku diam-diam.

Aku Sakit

Assalamualaikum  Hari ini aku sakit. Apa kamu merasakan sesuatu, seperti tiba-tiba dingin dan rindu padaku?  Tidak? Tidak apa-apa, itu bukan soal bagiku.  Pagi tadi tiba-tiba suaraku hilang saat bangun tidur. Rahang sebelah kanan ku sakit sekali aku kesusahan membuka mulut. Saat aku mematut diri pipi ku membengkak. Kamu bisa bayangkan betapa gendut nya aku? Aku berbaring seharian. Tidak bisa makan, minum saja sakit sekali. Bicara juga sakit. Aku hanya memainkan ponsel dari pagi hingga petang. Aku tidak bisa bercerita banyak hari ini. Aku sakit.  Tapi, juga rindu. Kamu. 

Bercerita

Assalamualaikum Apa kamu keberatan jika aku tiba-tiba ingin bercerita?  Tidak, bukan hal rumit, bukan hal yang mengharuskan kamu memberi jalan keluar. Kamu hanya perlu memandangku dan mendengarkan. Sesekali jika aku terlihat mulai terlalu bersemangat, kamu bisa tersenyum untuk meredakan aku. Atau genggam erat tangan dan hatiku. Aku hanya ingin menceritakan hal-hal kecil yang kulihat dan kualami. Setiap hari. Padamu.  Memang tidak penting, aku hanya ingin berbagi hal sederhana yang tidak membuat kamu pusing.  Jadi, tatap aku dan dengarkan hingga kamu jatuh cinta.  Beberapa hari lalu aku menyemai biji bunga matahari, hari ini sudah mulai tumbuh dan banyak. Aku sangat suka bunga matahari.  Makanan burung milik ayahku habis,  kami semua empat orang wanita tidak tahu dimana membelinya. Ayah susah sekali di telfon, ru. Papua sedang lemah signal.  Kamu tahu adik ku yang paling bungsu, aku sedang gemar berkelahi dengan nya. Akhir-akhir ini dia meny...

Tiket

Assalamualaikum Kamu baik-baik saja?  Aku ingin memberi kamu satu tiket. Tiket yang bisa kamu gunakan untuk meminta ku kapan saja. Untuk berbagi kesedihan dan bahagia. Untuk kamu sakiti dan sayangi. Untuk kamu jadikan satu-satu nya atau selingan semata.  Lalu aku akan selalu sedia, kapan dan bagaimanapun keadaan mu. Usaha semampuku untuk selalu bisa disisi mu, membahagiakan dan dibahagiakan kamu.  Sayang nya, hingga kalimat ini aku tuliskan kamu belum juga menggunakan tiket itu. Kamu belum tahu atau tidak mau tahu tentang tiket itu?  Aku ingin sekali kamu bisa bercerita apa saja. Denganku. Dari hal yang paling kecil sampai kecil. Aku tidak pernah bermimpi membicarakan hal serius denganmu. Aku hanya sesederhana ini mencintai kamu.  Maka, sejak hari ini kamu tidak perlu khawatir. Aku selalu sedia disini jika kamu butuhkan ataupun tidak. Jika kamu ingin bercerita tentang segala hal yang selalu kamu sihir jadi puisi, tugas kuliah, ukulele kesayangan, aku a...

RAHASIA

Assalamualaikum , sudah lama tidak menulis untukmu, tentangmu. Aku ingin sekali menceritakan hari-hari yang sedang tidak mudah, tapi aku tidak mau kamu anggap lemah.  Apa kamu pernah menolak cinta seseorang? Lalu semua orang menghakimi kamu seolah kamu telah membunuh sesuatu. Kamu di anggap bodoh menyia-nyiakan cinta sebaik itu, katanya. Bahkan teman baik sekalipun tidak lagi mengerti mengapa kamu tega melukai hati yang mencintaimu. Satu minggu yang lalu, aku melakukan itu. Aku menolak seorang pria yang baik. Di kenalkan temanku. Kami berteman dan aku tidak mencintai nya. Tapi, pria itu salah paham, dia pikir aku mencintainya dan dia dengan begitu percaya diri menyatakan perasaan nya. Dan, aku yang katanya wanita paling bodoh menolaknya.  Kujelaskan pada mereka bahwa aku sedang menunggu. Tidak tahu untuk apa. Ingin sekali mengucap namamu tapi rasanya kamu terlalu berat hari itu untuk ku jadikan alasan. Semua orang kesal. Memaki. Mencibir. Menyalahkan kamu. Mereka semua ...