Langsung ke konten utama

Bercerita

Assalamualaikum

Apa kamu keberatan jika aku tiba-tiba ingin bercerita? 

Tidak, bukan hal rumit, bukan hal yang mengharuskan kamu memberi jalan keluar. Kamu hanya perlu memandangku dan mendengarkan. Sesekali jika aku terlihat mulai terlalu bersemangat, kamu bisa tersenyum untuk meredakan aku. Atau genggam erat tangan dan hatiku.

Aku hanya ingin menceritakan hal-hal kecil yang kulihat dan kualami. Setiap hari. Padamu. 
Memang tidak penting, aku hanya ingin berbagi hal sederhana yang tidak membuat kamu pusing. 
Jadi, tatap aku dan dengarkan hingga kamu jatuh cinta. 

Beberapa hari lalu aku menyemai biji bunga matahari, hari ini sudah mulai tumbuh dan banyak. Aku sangat suka bunga matahari. 
Makanan burung milik ayahku habis,  kami semua empat orang wanita tidak tahu dimana membelinya. Ayah susah sekali di telfon, ru. Papua sedang lemah signal. 
Kamu tahu adik ku yang paling bungsu, aku sedang gemar berkelahi dengan nya. Akhir-akhir ini dia menyebalkan sekali. Lalu adikmu, yang meminta hadiah ulang tahun padaku, dia lupa aku sekarang pengangguran. Tapi aku senang sekali jika dia menghubungiku. Dia baik. 
Kamu tahu kan, aku sangat suka anak kecil, ada anak gendut yang sejak dia bayi selalu dirumahku. Sekarang dia sudah kelas 1 sd. Dia sudah mulai tidak mau kalau aku cium di depan teman-temanya. Menyebalkan. Padahal dia menggemaskan sekali ru, nama nya galang.

Dan, hari ini aku senang sudah bercerita denganmu. Kamu mendengarkan atau tidak aku tidak peduli. Aku hanya ingin berterima kasih sudah menjadi tempat nyaman meski belum kamu persilahkan. 

Besok, apa kamu masih sedia membiarkan aku bercerita?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sembunyikan Saya

Kepada mu yang masih menyembunyikan saya dari seluruh dunia. Kita pernah sama-sama saling bersilang jalan. Pernah saling bersisian. Pernah saling pergi. Tapi, apa yang semestinya jadi satu pasti akan kembali.  Kita pernah pula saling melewatkan. Pernah juga dengan berat hati melepas genggaman. Tapi, apa yang semestinya jadi milik kita akan datang tanpa pernah memberi tahu. Kini, saya senang berada disini. Di tempat yang ingin saya tetapkan menjadi rumah. Tempat saya pulang dari segala lelah. Tempat yang tidak seorang pun tahu, karena kamu dengan begitu tenang menempatkan saya dengan begitu rahasia di situ. Di hatimu.  Maka dengan surat ini, kamu harus bertanggung jawab karena sudah membuat saya betah. Kamu harus menjaga saya agar tetap berada di sisimu. Meyakinkan saya untuk tidak membuka pintu. Membuat saya jatuh hati setiap hari padamu. Sebagai hadiah, kamu dapat menikmati senyum saya yang manis semau mu😄 #30HariMenulisSuratCinta

Thank You Mozaik

Hai, Mozaik Al Isamer, putra sulung Bapak Insan Asyik.  Sekitar tiga hari yang lalu aku berkunjung ke typoganteng.com dan membaca tulisan yang berjudul "Ayah, Kau Terbaik!". Dan karena ulahmu menuliskan itu berhasil membuatku menangis dan merindukan ayahku.  Yang paling bisa buat mata berkaca-kaca di bagian yang ini, "Gue anak nggak berguna, kalau dia nggak bisa nikmatin masa tua nya." Aku rasa apapun yang berhubungan dengan orang tua akan selalu bersinggungan dengan air mata.  Sebelumnya, aku akan memperkenalkan diri dengan sejelas-jelasnya karena ini bukan surat kaleng. Namaku Vici Kurnia Ayuningtyas, putri sulung Bapak Muazin. Kelahiran Lampung, 22 Mei 1995. Seperti yang kamu tuliskan sebelumnya bahwa setiap Ayah akan selalu punya "keren" nya masing-masing. Tapi, pandangan anak perempuan dan laki-laki tentang Ayah akan sangat berbeda menurutku. Seperti nama Ayahku; Muazin, yang katanya arti nama itu adalah pria yang mengumandangkan adzan. Ta...

Menyukai Seseorang

Bukankah menyukai seseorang adalah hal yang mudah? Hanya cukup dengan menyukai nya, tanpa perlu tahu siapa mantan kekasihnya, pekerjaannya, apa yang sedang ada dalam pikiran nya. Hidup akan baik-baik saja sepertinya. Hari-hari hanya akan ada perasaan baik, mendoakan, mengharapkan. Dalam menyukai kita selalu diperbolehkan berharap, tidak ada yang bisa membatasi rasa dan harapan itu karena semuanya milikmu. Rasa ingin tahu tentang nya adalah yang paling menguasi pikiran mu. Tentang hobi nya,  makanan dan film favorit nya, tipe pasangan yang menjadi impian nya. Padahal rasa ingin tahu itu bisa melukai. Tapi, tiap kali kamu menyukai seseorang seolah kamu merasa jadi manusia yang paling bisa menahan rasa sakit. Kamu merasa baik-baik saja saat orang yang kamu sukai muncul di timeline mu.  Hadir sesekali lewat instastory. Hanya dengan itu kamu merasa jadi yang paling tahu tentang diri nya. Kamu merasa hari mu dipenuhi tawa dengan melihat foto nya yang sedang tersenyum,...