Assalamualaikum
Apa kamu keberatan jika aku tiba-tiba ingin bercerita?
Tidak, bukan hal rumit, bukan hal yang mengharuskan kamu memberi jalan keluar. Kamu hanya perlu memandangku dan mendengarkan. Sesekali jika aku terlihat mulai terlalu bersemangat, kamu bisa tersenyum untuk meredakan aku. Atau genggam erat tangan dan hatiku.
Aku hanya ingin menceritakan hal-hal kecil yang kulihat dan kualami. Setiap hari. Padamu.
Memang tidak penting, aku hanya ingin berbagi hal sederhana yang tidak membuat kamu pusing.
Jadi, tatap aku dan dengarkan hingga kamu jatuh cinta.
Beberapa hari lalu aku menyemai biji bunga matahari, hari ini sudah mulai tumbuh dan banyak. Aku sangat suka bunga matahari.
Makanan burung milik ayahku habis, kami semua empat orang wanita tidak tahu dimana membelinya. Ayah susah sekali di telfon, ru. Papua sedang lemah signal.
Kamu tahu adik ku yang paling bungsu, aku sedang gemar berkelahi dengan nya. Akhir-akhir ini dia menyebalkan sekali. Lalu adikmu, yang meminta hadiah ulang tahun padaku, dia lupa aku sekarang pengangguran. Tapi aku senang sekali jika dia menghubungiku. Dia baik.
Kamu tahu kan, aku sangat suka anak kecil, ada anak gendut yang sejak dia bayi selalu dirumahku. Sekarang dia sudah kelas 1 sd. Dia sudah mulai tidak mau kalau aku cium di depan teman-temanya. Menyebalkan. Padahal dia menggemaskan sekali ru, nama nya galang.
Dan, hari ini aku senang sudah bercerita denganmu. Kamu mendengarkan atau tidak aku tidak peduli. Aku hanya ingin berterima kasih sudah menjadi tempat nyaman meski belum kamu persilahkan.
Besok, apa kamu masih sedia membiarkan aku bercerita?
Apa kamu keberatan jika aku tiba-tiba ingin bercerita?
Tidak, bukan hal rumit, bukan hal yang mengharuskan kamu memberi jalan keluar. Kamu hanya perlu memandangku dan mendengarkan. Sesekali jika aku terlihat mulai terlalu bersemangat, kamu bisa tersenyum untuk meredakan aku. Atau genggam erat tangan dan hatiku.
Aku hanya ingin menceritakan hal-hal kecil yang kulihat dan kualami. Setiap hari. Padamu.
Memang tidak penting, aku hanya ingin berbagi hal sederhana yang tidak membuat kamu pusing.
Jadi, tatap aku dan dengarkan hingga kamu jatuh cinta.
Beberapa hari lalu aku menyemai biji bunga matahari, hari ini sudah mulai tumbuh dan banyak. Aku sangat suka bunga matahari.
Makanan burung milik ayahku habis, kami semua empat orang wanita tidak tahu dimana membelinya. Ayah susah sekali di telfon, ru. Papua sedang lemah signal.
Kamu tahu adik ku yang paling bungsu, aku sedang gemar berkelahi dengan nya. Akhir-akhir ini dia menyebalkan sekali. Lalu adikmu, yang meminta hadiah ulang tahun padaku, dia lupa aku sekarang pengangguran. Tapi aku senang sekali jika dia menghubungiku. Dia baik.
Kamu tahu kan, aku sangat suka anak kecil, ada anak gendut yang sejak dia bayi selalu dirumahku. Sekarang dia sudah kelas 1 sd. Dia sudah mulai tidak mau kalau aku cium di depan teman-temanya. Menyebalkan. Padahal dia menggemaskan sekali ru, nama nya galang.
Dan, hari ini aku senang sudah bercerita denganmu. Kamu mendengarkan atau tidak aku tidak peduli. Aku hanya ingin berterima kasih sudah menjadi tempat nyaman meski belum kamu persilahkan.
Besok, apa kamu masih sedia membiarkan aku bercerita?
Komentar
Posting Komentar