"Aku minta maaf atas semua khilaf di masa lalu" Tentu saja kamu tidak bersalah atas apapun. Atas semua perasaan yang selalu hidup. Perasaan yang selalu menyenangkan bagiku dan mengganggu untukmu. Perasaan ini membawa kita begitu jauh.Sangat jauh. Jujur saja, aku tidak sudi berteman denganmu. Kamu sangat tidak cocok menjadi temanku. Mungkin saja karena selera musik, makanan dan perasaan kita memang berbeda. Dari semua pertemuan ini, apakah kamu merasa perasaan mu pernah berubah? Merasa aku tiba-tiba saja menjadi penting untukmu? Memikirkan apa mungkin sebaliknya memulai sesuatu denganku? Melihatku dari sudut yang lain. Dari sudut yang paling kamu sukai. Lalu, maaf mu itu untuk yang mana? Bukan kah permintaan maaf harus jelas ditujukan untuk apa? Kamu tidak bersalah sama sekali. Aku yang saat itu menempatkan kamu sebagai orang yang begitu jahat. Padahal kamu sudah hidup dengan sangat baik. Tidak melakukan kesalahan apapun, tidak menyakiti aku sedikitpun. Jangan. Jang...
Masih jatuh pada hujan dan cinta padamu