Apakah
tadi siang kamu datang menemuiku?
Maaf
aku sedang tidak ada di tempat.
Aku
sedang berkutat dengan jutaan penat
Katanya,
kamu datang dua kali dan tidak juga aku kamu temui
Jika
waktu tak memberimu kesempatan untuk menemuiku,
bisakah
lebih lama menunggu?
Dan
jika aku tidak diberi kesempatan untuk menjumpaimu, beri aku sedikit waktu
lebih panjang untuk bisa datang.
Aku
kehabisan cara menghubungi kamu,
Kamu
yang sibuk dengan bahagiamu dan aku sama sekali tidak menyalahkan itu.
Cacatnya
komunikasi kita beberapa hari ini membuat aku kelu.
Lebih
jujurnya lagi membuat aku takut kehilanganmu. Rasa takut itu tiba-tiba muncul,
sedang kamu mungkin bahagia terbebas dari aku yang sering mengganggumu.
Konsentrasiku
hari ini begitu terganggu, entah bagaimana denganmu,
Waktu
seperti tidak mau tahu, kamu selalu datang dalam pikiran saat aku ingin
sebentar melupakan, melupa tentang khawatir perihal kamu yang semalam tak
kunjung pulang.
Aku
tak suka khawatir ini datang untukmu, karena setelahnya menjelma rindu.
Jika
rindu ini hanya melulu soal kamu, jangan bosan untuk menemuiku, karena waktu
takakan pernah mau menunggu, waktu akan meninggalkan kita tanpa suara,
menyisakan kesunyian hingga membuat kita terbiasa dengan kesendirian.
Dan
aku tak mau terbiasa tanpa kamu. aku harap kamu pun begitu.
Temui
aku malam ini, karena aku sudah dirumah, tak ada lagi kegiatan, hanya menunggu
kamu datang.
#30HariMenulisSuratCinta Hari ke-18
Semoga waktu membiarkan dia datang :)
BalasHapusAaaaak kamu :) iya terimakasih, semoga begitu.
BalasHapus