Langsung ke konten utama

Bukan surat terakhir



Hai kak Iit, semoga selalu dalam keadaan baik ya.
Hari ini rasanya sedih, karena ini hari terakhir #30HariMenulisSuratCinta, bisa ditambah sepuluh hari lagi kak?
Kak Iit, aku ingin memberitahu sesuatu, aku sedang kehilangan yang sebelumnya memang bukan milikku kak, hanya saja aku yang senang mengaku-ngaku bahwa dia milikku. Tiba-tiba kak dia menghilang. Sebelumnya dia sudah sangat dekat berkat tumpukan surat yang kubuat, dan menjelang hari terakhir aku dan dia seperti ikutan berakhir.
Kak Iit mau tahu kenapa aku tidak pernah berani mention dia di twitter? Karena memang aku bukan siapa-siapa kak, aku hanya satu dari jutaan wanita dipikirannya. Aku hanya satu dari banyaknya bintang dilangitnya. Satu dari jutaan rintik yang dijatuhkan padanya. Tapi ini rasa, yang aku tak bisa meminta untuk dijatuhkan kepada siapa.
Tolong kak, berikan aku cara untuk tetap bisa tetap ada didekatnya. Tetap berada di setiap sudut pikirannya, aku ketakutan kak jika dia benar tidak ada. Aku selalu berdoa agar aku dan dia yang tidak ada ini bisa terlihat nyata. Aku ingin sekali kak sampai di titik itu, titik dimana aku bisa benar-benar sampai pada alamat yang kutuju dengan selamat. Aku pun selalu berdoa semoga kak Iit pun segera sampai pada alamat yang diinginkan. Maaf kak jika aku menceritakan hal tidak penting ini, karena aku sudah tidak tahu harus pada siapa mengucap jutaan asa yang terkadang hanya bisa diam dan memuai hilang.
Aku benar-benar tak ingin ini berakhir, juga surat kaleng. Aku kebingungan kak bagaimana mengungkapkan sesuatu yang sulit sekali di ucapkan jika bukan melalui surat. Aku sudah terbiasa dan mulai berani menunjukan rasa, meski hanya lewat bait aksara. Meski suratku belum sebagus yang lain, belum sebagus milik kak Iit, tapi surat itu tulus kak.
Sebelumnya kak, terimakasih telah menjadi pengantar rasa yang baik, pengantar jutaan rindu, bahkan pengantar banyak benci yang tak bisa disampaikan secara lisan. Terimakasih untuk semua komentar, saran, bahkan kritik yang membangun untuk meningkatkan kualitas menulis yang aku miliki. Aku akan tetap menulis kak, ini bukan surat terakhirku, aku akan menulis jutaan harapan teruntuk dia. Semoga tiba-tiba yang aku tuliskan dapat di jadikan nyata oleh yang maha pengabul harapan. Tetap mengaggumkan ya kak seperti tulisan kak Iit yang selalu jadi favorit. Terimakasih kak.   

#30HariMenulisSuratCinta Hari ke-30

Komentar

  1. Hai Vici,

    kalau boleh memberi saran; sebaiknya ya diungkapkan saja segala rasa yang kau punya. selama masih ada kesempatan untuk membicarakannya. jika tak ada kesempatan, buatlah kesempatan itu sendiri. jangan hanya menunggu kesempatan itu tiba.

    jika belum bisa menjadi sesuatu baginya, buatlah dirimu pantas untuk menjadi apa yang kau inginkan. termasuk menjadi miliknya. :")

    berusahalah sebaik-baiknya, cintai sebaik-baiknya. karena kebaikan tak kan pernah salah. lakukan semampumu, serahkan segalanya kepadaNya. semoga kau menemukan apa yang hilang, dan semoga segera dipertemukan kembali pada apa yang membuatmu hilang.

    jika semua tak berjalan sesuai rencana, percayalah, rencana Tuhan selalu terbaik. baik kau suka atau tidak, kelak kau akan bersyukur untuk apa yang tak pernah ada, dan berhati-hatilah, untuk sesal yang ada sebab kau tak melakukan apa-apa.

    semangat ya.
    semangat menulisnya.

    terima kasih untuk 30hari ini ya. maafkan saya jika ada kata-kata yang tidak berkenan, ataupun menyinggung kamu.



    sampai jumpa! :")

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sembunyikan Saya

Kepada mu yang masih menyembunyikan saya dari seluruh dunia. Kita pernah sama-sama saling bersilang jalan. Pernah saling bersisian. Pernah saling pergi. Tapi, apa yang semestinya jadi satu pasti akan kembali.  Kita pernah pula saling melewatkan. Pernah juga dengan berat hati melepas genggaman. Tapi, apa yang semestinya jadi milik kita akan datang tanpa pernah memberi tahu. Kini, saya senang berada disini. Di tempat yang ingin saya tetapkan menjadi rumah. Tempat saya pulang dari segala lelah. Tempat yang tidak seorang pun tahu, karena kamu dengan begitu tenang menempatkan saya dengan begitu rahasia di situ. Di hatimu.  Maka dengan surat ini, kamu harus bertanggung jawab karena sudah membuat saya betah. Kamu harus menjaga saya agar tetap berada di sisimu. Meyakinkan saya untuk tidak membuka pintu. Membuat saya jatuh hati setiap hari padamu. Sebagai hadiah, kamu dapat menikmati senyum saya yang manis semau mu😄 #30HariMenulisSuratCinta

Thank You Mozaik

Hai, Mozaik Al Isamer, putra sulung Bapak Insan Asyik.  Sekitar tiga hari yang lalu aku berkunjung ke typoganteng.com dan membaca tulisan yang berjudul "Ayah, Kau Terbaik!". Dan karena ulahmu menuliskan itu berhasil membuatku menangis dan merindukan ayahku.  Yang paling bisa buat mata berkaca-kaca di bagian yang ini, "Gue anak nggak berguna, kalau dia nggak bisa nikmatin masa tua nya." Aku rasa apapun yang berhubungan dengan orang tua akan selalu bersinggungan dengan air mata.  Sebelumnya, aku akan memperkenalkan diri dengan sejelas-jelasnya karena ini bukan surat kaleng. Namaku Vici Kurnia Ayuningtyas, putri sulung Bapak Muazin. Kelahiran Lampung, 22 Mei 1995. Seperti yang kamu tuliskan sebelumnya bahwa setiap Ayah akan selalu punya "keren" nya masing-masing. Tapi, pandangan anak perempuan dan laki-laki tentang Ayah akan sangat berbeda menurutku. Seperti nama Ayahku; Muazin, yang katanya arti nama itu adalah pria yang mengumandangkan adzan. Ta...

Menyukai Seseorang

Bukankah menyukai seseorang adalah hal yang mudah? Hanya cukup dengan menyukai nya, tanpa perlu tahu siapa mantan kekasihnya, pekerjaannya, apa yang sedang ada dalam pikiran nya. Hidup akan baik-baik saja sepertinya. Hari-hari hanya akan ada perasaan baik, mendoakan, mengharapkan. Dalam menyukai kita selalu diperbolehkan berharap, tidak ada yang bisa membatasi rasa dan harapan itu karena semuanya milikmu. Rasa ingin tahu tentang nya adalah yang paling menguasi pikiran mu. Tentang hobi nya,  makanan dan film favorit nya, tipe pasangan yang menjadi impian nya. Padahal rasa ingin tahu itu bisa melukai. Tapi, tiap kali kamu menyukai seseorang seolah kamu merasa jadi manusia yang paling bisa menahan rasa sakit. Kamu merasa baik-baik saja saat orang yang kamu sukai muncul di timeline mu.  Hadir sesekali lewat instastory. Hanya dengan itu kamu merasa jadi yang paling tahu tentang diri nya. Kamu merasa hari mu dipenuhi tawa dengan melihat foto nya yang sedang tersenyum,...