Toko
buku itu, selalu menjadi alasan jika aku ingin merenggut waktumu.
Hai,
apakah kau masih senang menghilang di toko buku? Membuatku takut sedang kau
tertawa disalah satu sudut.
Ingin
ku beritahu satu rahasia kecil? Aku sangat ingin berjalan beriringan dengan mu
di tempat itu, bahkan berharap kau menggandeng tangan kecilku, tapi sudahlah
itu hanya sebatas ingin. Karena mengharapkanmu melakukan itu seperti bermimpi
salju turun di atap rumahku.
Apa
hal yang paling kau ingat saat kita berdua menghabiskan waktu disana? Kau pasti
akan menggaruk kepalamu dan bilang tidak ingat. Kau adalah pemilik ingatan yang
paling buruk yang pernah ku kenal, tapi kau berhasil masuk dalam ingatanku.
Hal
yang paling ku ingat adalah saat kita masuk ke dalam dan aku langsung
menghambur ke rak novel dan sajak romantis sedang kau menghambur ke arah rak
komik, kemudian kau tertawa dengan komik naruto ditanganmu sedang aku mencuri
beberapa ekspresimu dan tersenyum malu.
Kau
tahu ini perasaan apa?
Rasa
dimana aku malu saat kamu memergoki ku mengintip mu dari balik rak-rak buku.
Rasa dimana aku takut kau menghilang sedang kamu sesungguhnya tetap tinggal.
Rasa dimana aku senang membaca novel dengan begitu serius untuk kemudian kamu
mengusap kepalaku dan tersenyum lembut. Rasa dimana aku suka merenggut waktumu
untuk berlama-lama di tempat ini dan membuatmu menggerutu karena kesal menunggu,
namun anehnya, kamu tak pernah menolak
jika aku ingin kembali mengulang perasaan aneh saat di tempat itu.
Aku
ingat, kau pasti akan mengusap kepalaku dan mengatakan aku begitu boros saat
sudah ditoko buku. Aku harap kau ingat yang itu.
Masihkah
itu menjadi tempat favorit kita, atau, ah iya itu tempat favoritku untuk
membiarkan waktu meninggalkanmu denganku.
Aku
dengar ada buku baru, siapkah waktumu untuk kembali ke renggut ?
#30HariMenulisSuratCinta Hari ke-4
Tiap hari jadi keterusan baca suratnya nih :)
BalasHapusaaahh kamu :) bisaan deh
BalasHapus