Teruntuk
kamu luka yang datang saat bahagia sedang bersarang, jangan betah, nanti kamu
bisa dapat masalah, karena satu bahagia bisa menghancurkan seribu luka.
Jangan
makin bertambah jika satu luka belum usai dan memuai hilang, karena bahagia
sesungguhnya ada dihati tiap insan.
Kamu
yang sering tiba-tiba datang, menjelma luka yang sudah tidak ada jadi kembali
lebar menganga, aku mohon jangan seperti itu.
Karena
aku sudah berdamai dengan masa lalu, baik masa laluku dan masa lalu calon masa
depanku.
Aku
telah memaafkan segala kenangan yang pernah terjadi, meletakkannya di tempat
terbaik, hingga saat luka itu tiba-tiba hadir aku hanya akan tersenyum bahagia
karena luka itu pernah ada.
Karena
aku percaya, saat luka datang hari pun jadi ikut-ikutan buruk, tapi hari baik
selalu bergiliran untuk datang menjemput bahagia.
Kini,
aku dan dia sudah berubah warna, tidak lagi kelabu karena kamu.
Jika
ingin datang, jangan sebagai luka, berubahlah bahagia atau setidaknya turut
berbahagia.
#30HariMenulisSuratCinta Hari ke-19
Komentar
Posting Komentar