Selamat
mengulang tahun adik tercinta.
Anak
kecil yang kini sudah remaja dan mengenal banyak cinta.
Diajeng
Raviva Febrianti Dwi Putri, nama yang terkadang membuat iri.
Di
hari ulang tahunmu ini, ijinkan aku, kakakmu yang paling cantik hahaha, tentu
saja paling cantik karena aku satu-satunya kakak yang kamu miliki, melantunkan
doa-doa terbaik untukmu.
Jangan
menjadi wanita yang gemar menangis, stok air mata untuk bahagia nanti habis. Cepatlah
tumbuh dan dewasa. Lihatlah, dunia tak melulu soal dia, yang sering membuat
terluka.
Ada
banyak nyata yang harus kamu kejar dan jutaan mimpi yang siap untuk diwujudkan.
Ingatkan, berkali-kali Mama bilang jangan dulu menjalin ikatan, karena jika
kamu sudah terjebak disana dan tiba-tiba jatuh tak ada yang bisa menolongmu
kecuali dirimu sendiri.
Di
umur mu yang sekarang ini, permasalahan hidup tidak hanya sebatas pr fisika
atau kimia, perihal menjadi wanita hebat tanpa Papa yang mengawasi kita. Jadilah
berani untuk Mama, kalahkan aku sekali-kali kalau kamu bisa. Hahaha.
Semoga
segala doa baik yang Mama, Papa, dan kakak tercantik mu lantunkan ini selalu
memelukmu dimana pun kamu berada. Semoga segala usaha yang kamu lakukan untuk
membuat kami bangga selalu dalam ridho Allah. Jangan dulu pikirkan cinta, kamu
terlalu kecil untuk terluka. Sekalipun umur mu kini bertambah, bagiku kamu
tetap seorang adik kecil yang cengeng, keras kepala, manja, dan banyak maunya.
Kado
dariku menyusul ya, jangan ditagih nanti aku pura-pura lupa.
Dari
kakak tercantikmu.
#30HariMenulisSuratCinta Hari ke-24
Komentar
Posting Komentar