Jika kamu sudah sampai disana, bisa kah kamu melihat lebih ke dalam hati mu.
Masih kah ada saya, atau justru tertinggal di bawah sana.
Jika kamu sudah sampai dan perasaan mu masih sama, mungkin kamu harus mendaki lagi untuk tahu mana yang paling berarti.
Berat sekali melepas kamu. Meski tidak pergi selama nya, pamit mu itu seperti akhir bagi kita.
Ada acuh yang semakin menjadi-jadi.
Ada kalimat yang makin gemar melukai, yang semakin tajam saat duduk berdua dengan roti dan teh wangi di hadapan kita.
Saya menunggu kamu.
Meski saya tahu, ada menunggu untuk yang datang dan ada menunggu untuk yang tidak akan pulang.
Saya tetap menunggu untuk tahu bahwa roti dan teh wangi kali ini tidak akan menjadi saksi kedukaan lagi.
Tapi, menjadi saksi saya menunggu kamu dengan rasa rindu.
#30HariMenulisSuratCinta
Masih kah ada saya, atau justru tertinggal di bawah sana.
Jika kamu sudah sampai dan perasaan mu masih sama, mungkin kamu harus mendaki lagi untuk tahu mana yang paling berarti.
Berat sekali melepas kamu. Meski tidak pergi selama nya, pamit mu itu seperti akhir bagi kita.
Ada acuh yang semakin menjadi-jadi.
Ada kalimat yang makin gemar melukai, yang semakin tajam saat duduk berdua dengan roti dan teh wangi di hadapan kita.
Saya menunggu kamu.
Meski saya tahu, ada menunggu untuk yang datang dan ada menunggu untuk yang tidak akan pulang.
Saya tetap menunggu untuk tahu bahwa roti dan teh wangi kali ini tidak akan menjadi saksi kedukaan lagi.
Tapi, menjadi saksi saya menunggu kamu dengan rasa rindu.
#30HariMenulisSuratCinta
aawww, so sweet <3
BalasHapus-Ikavuje