Kepadamu yang mengaku sebagai pembaca surat yang setia.
Hanya suratku atau surat milik yang lain juga? Apa pun itu, terima kasih.
Pengakuan mu malam tadi membuat ku merasa diistimewakan. Merasa selalu kamu perhatikan, dari arti yang lain.
Karena kita memang sesuatu yang lain, bukan dua perasaan yang ingin menyatu. Disisi ku perasaan ini begitu besar namun mati-matian ditahan. Sedang disisimu, ada perasaan yang mati-matian kamu lawan.
Harusnya kamu juga menuliskan sebuah surat. Supaya aku bisa menjadi bagian dari setiamu itu.
Mendengarkan keluh mu seperti malam tadi. Menertawakan sedihmu yang begitu lucu. Menahan tawa untuk sayembara konyol itu.
Memberi semangat yang tidak akan pernah kamu tahu.
Sudah lama sekali rasanya kita tidak seperti itu.
Berkali-kali mengusir ku untuk tidur namun tetap saja aku betah terjaga jika kamu ada.
Ah, senang sekali membaca chat history itu berulang-ulang.
Ada beberapa yang menjadi favorit saya dari percakapan semalam.
Asr: "Udah nggk betah di kampus"
V : "Sama, udah bosen banget"
Asr: "Yaudah cepet lulus berarti kita"
Ada kata "kita" yang dengan tidak sengaja mungkin kamu tulis.
Bahagia ku sesederhana itu. Ketidaksengajaan itu lagi-lagi harapan baru untukku.
Semoga hari ini kamu tidak sibuk. Semoga setia mu untuk membaca surat ini terus ada hingga akhir.
Aku selalu mengingat kamu, bukan karena kamu jahat,
Tapi hidup memang harus penuh dengan harap. Dan harapan yang aku harap Tuhan amin-kan adalah kamu.
#30HariMenulisSuratCinta
Hanya suratku atau surat milik yang lain juga? Apa pun itu, terima kasih.
Pengakuan mu malam tadi membuat ku merasa diistimewakan. Merasa selalu kamu perhatikan, dari arti yang lain.
Karena kita memang sesuatu yang lain, bukan dua perasaan yang ingin menyatu. Disisi ku perasaan ini begitu besar namun mati-matian ditahan. Sedang disisimu, ada perasaan yang mati-matian kamu lawan.
Harusnya kamu juga menuliskan sebuah surat. Supaya aku bisa menjadi bagian dari setiamu itu.
Mendengarkan keluh mu seperti malam tadi. Menertawakan sedihmu yang begitu lucu. Menahan tawa untuk sayembara konyol itu.
Memberi semangat yang tidak akan pernah kamu tahu.
Sudah lama sekali rasanya kita tidak seperti itu.
Berkali-kali mengusir ku untuk tidur namun tetap saja aku betah terjaga jika kamu ada.
Ah, senang sekali membaca chat history itu berulang-ulang.
Ada beberapa yang menjadi favorit saya dari percakapan semalam.
Asr: "Udah nggk betah di kampus"
V : "Sama, udah bosen banget"
Asr: "Yaudah cepet lulus berarti kita"
Ada kata "kita" yang dengan tidak sengaja mungkin kamu tulis.
Bahagia ku sesederhana itu. Ketidaksengajaan itu lagi-lagi harapan baru untukku.
Semoga hari ini kamu tidak sibuk. Semoga setia mu untuk membaca surat ini terus ada hingga akhir.
Aku selalu mengingat kamu, bukan karena kamu jahat,
Tapi hidup memang harus penuh dengan harap. Dan harapan yang aku harap Tuhan amin-kan adalah kamu.
#30HariMenulisSuratCinta
amin, amin. semoga kode yang jelas banget ini kebaca sama dia ya. semangaaaaaattt.
BalasHapus-Ikavuje