Langsung ke konten utama

Pembaca Setia

Kepadamu yang mengaku sebagai pembaca surat yang setia. 

Hanya suratku atau surat milik yang lain juga? Apa pun itu, terima kasih.

Pengakuan mu malam tadi membuat ku merasa diistimewakan. Merasa selalu kamu perhatikan, dari arti yang lain. 
Karena kita memang sesuatu yang lain, bukan dua perasaan yang ingin menyatu. Disisi ku perasaan ini begitu besar namun mati-matian ditahan. Sedang disisimu, ada perasaan yang mati-matian kamu lawan.

Harusnya kamu juga menuliskan sebuah surat. Supaya aku bisa menjadi bagian dari setiamu itu. 
Mendengarkan keluh mu seperti malam tadi. Menertawakan sedihmu yang begitu lucu. Menahan tawa untuk sayembara konyol itu.
Memberi semangat yang tidak akan pernah kamu tahu. 
Sudah lama sekali rasanya kita tidak seperti itu.

Berkali-kali mengusir ku untuk tidur namun tetap saja aku betah terjaga jika kamu ada.
Ah, senang sekali membaca chat history itu berulang-ulang. 

Ada beberapa yang menjadi favorit saya dari percakapan semalam.
Asr: "Udah nggk betah di kampus"
V    : "Sama, udah bosen banget"
Asr: "Yaudah cepet lulus berarti kita"

Ada kata "kita" yang dengan tidak sengaja mungkin kamu tulis. 
Bahagia ku sesederhana itu. Ketidaksengajaan itu lagi-lagi harapan baru untukku. 

Semoga hari ini kamu tidak sibuk. Semoga setia mu untuk membaca surat ini terus ada hingga akhir. 

Aku selalu mengingat kamu, bukan karena kamu jahat,
Tapi hidup memang harus penuh dengan harap. Dan harapan yang aku harap Tuhan amin-kan adalah kamu.

#30HariMenulisSuratCinta

Komentar

  1. amin, amin. semoga kode yang jelas banget ini kebaca sama dia ya. semangaaaaaattt.


    -Ikavuje

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sembunyikan Saya

Kepada mu yang masih menyembunyikan saya dari seluruh dunia. Kita pernah sama-sama saling bersilang jalan. Pernah saling bersisian. Pernah saling pergi. Tapi, apa yang semestinya jadi satu pasti akan kembali.  Kita pernah pula saling melewatkan. Pernah juga dengan berat hati melepas genggaman. Tapi, apa yang semestinya jadi milik kita akan datang tanpa pernah memberi tahu. Kini, saya senang berada disini. Di tempat yang ingin saya tetapkan menjadi rumah. Tempat saya pulang dari segala lelah. Tempat yang tidak seorang pun tahu, karena kamu dengan begitu tenang menempatkan saya dengan begitu rahasia di situ. Di hatimu.  Maka dengan surat ini, kamu harus bertanggung jawab karena sudah membuat saya betah. Kamu harus menjaga saya agar tetap berada di sisimu. Meyakinkan saya untuk tidak membuka pintu. Membuat saya jatuh hati setiap hari padamu. Sebagai hadiah, kamu dapat menikmati senyum saya yang manis semau mu😄 #30HariMenulisSuratCinta

Thank You Mozaik

Hai, Mozaik Al Isamer, putra sulung Bapak Insan Asyik.  Sekitar tiga hari yang lalu aku berkunjung ke typoganteng.com dan membaca tulisan yang berjudul "Ayah, Kau Terbaik!". Dan karena ulahmu menuliskan itu berhasil membuatku menangis dan merindukan ayahku.  Yang paling bisa buat mata berkaca-kaca di bagian yang ini, "Gue anak nggak berguna, kalau dia nggak bisa nikmatin masa tua nya." Aku rasa apapun yang berhubungan dengan orang tua akan selalu bersinggungan dengan air mata.  Sebelumnya, aku akan memperkenalkan diri dengan sejelas-jelasnya karena ini bukan surat kaleng. Namaku Vici Kurnia Ayuningtyas, putri sulung Bapak Muazin. Kelahiran Lampung, 22 Mei 1995. Seperti yang kamu tuliskan sebelumnya bahwa setiap Ayah akan selalu punya "keren" nya masing-masing. Tapi, pandangan anak perempuan dan laki-laki tentang Ayah akan sangat berbeda menurutku. Seperti nama Ayahku; Muazin, yang katanya arti nama itu adalah pria yang mengumandangkan adzan. Ta...

Menyukai Seseorang

Bukankah menyukai seseorang adalah hal yang mudah? Hanya cukup dengan menyukai nya, tanpa perlu tahu siapa mantan kekasihnya, pekerjaannya, apa yang sedang ada dalam pikiran nya. Hidup akan baik-baik saja sepertinya. Hari-hari hanya akan ada perasaan baik, mendoakan, mengharapkan. Dalam menyukai kita selalu diperbolehkan berharap, tidak ada yang bisa membatasi rasa dan harapan itu karena semuanya milikmu. Rasa ingin tahu tentang nya adalah yang paling menguasi pikiran mu. Tentang hobi nya,  makanan dan film favorit nya, tipe pasangan yang menjadi impian nya. Padahal rasa ingin tahu itu bisa melukai. Tapi, tiap kali kamu menyukai seseorang seolah kamu merasa jadi manusia yang paling bisa menahan rasa sakit. Kamu merasa baik-baik saja saat orang yang kamu sukai muncul di timeline mu.  Hadir sesekali lewat instastory. Hanya dengan itu kamu merasa jadi yang paling tahu tentang diri nya. Kamu merasa hari mu dipenuhi tawa dengan melihat foto nya yang sedang tersenyum,...