Hai muh, apa kabar?
Tentu baik-baik saja kan, kita baru beberapa hari yang lalu bertemu di kampus ku. Kau menjemput kekasihmu, sahabatku.
Siang tadi, sahabatku yang merangkap sebagai kekasimu mendadak mencurahkan isi hati nya saat kami sedang duduk berdua. Menunggu sore di beranda depan laboratorium.
Dia bercerita sambil tertawa, namun aku tahu ada sesuatu yang membuat hati nya sedih, ada yang mengganjal dalam hatinya.
Katanya, kamu begitu sulit ia terka. Biar kuberi tahu beberapa rahasia nya tentangmu.
Dia ingin sesekali menghabiskan hari denganmu. Berjalan jauh tanpa keluh tanpa rasa malas mu itu.
Dia ingin sesekali kamu ajak berkeliling, menikmati jalanan. Berdua tanpa pengganggu.
Dia ingin sesekali kamu perhatikan, melihat langit dari pagi hingga petang.
Dia bukan ingin seperti kebanyakan orang, yang merenggut waktu kekasihnya hanya untuk kesenangannya.
Dia bukan ingin merusak waktu tidurmu.
Dia bukan pula seperti mantan kekasihmu, yang hobi mengajakmu pergi.
Kamu pasti seperti kebanyakan lelaki, yang menganggap hal seperti ini hanya bahan tertawaan.
Tapi, bagi kaum hawa seperti kami, waktu adalah salah satu alasan untuk tetap bertahan.
Sedikit saja waktu yang kamu luangkan, akan kamu dapatkan begitu banyak perhatian.
Karena wanita itu selalu memberi dua kali lipat dari apa yang kamu beri.
Jangan malas, jangan anti dengan jalan-jalan. Karena dari situ, kamu bisa melihat betapa sabarnya ia terhadapmu. Kamu dapat melihat seberapa mau dia bertahan denganmu.
Dia tidak ingin pergi setiap hari, hanya sesekali. Berdua.
Menceritakan apa yang terjadi padanya seharian tadi, membiarkan jalanan melihat kalian lebih lama dari biasanya.
Membahagiakan sahabatku itu tidak susah, kan?
#30HariMenulisSuratCinta
Tentu baik-baik saja kan, kita baru beberapa hari yang lalu bertemu di kampus ku. Kau menjemput kekasihmu, sahabatku.
Siang tadi, sahabatku yang merangkap sebagai kekasimu mendadak mencurahkan isi hati nya saat kami sedang duduk berdua. Menunggu sore di beranda depan laboratorium.
Dia bercerita sambil tertawa, namun aku tahu ada sesuatu yang membuat hati nya sedih, ada yang mengganjal dalam hatinya.
Katanya, kamu begitu sulit ia terka. Biar kuberi tahu beberapa rahasia nya tentangmu.
Dia ingin sesekali menghabiskan hari denganmu. Berjalan jauh tanpa keluh tanpa rasa malas mu itu.
Dia ingin sesekali kamu ajak berkeliling, menikmati jalanan. Berdua tanpa pengganggu.
Dia ingin sesekali kamu perhatikan, melihat langit dari pagi hingga petang.
Dia bukan ingin seperti kebanyakan orang, yang merenggut waktu kekasihnya hanya untuk kesenangannya.
Dia bukan ingin merusak waktu tidurmu.
Dia bukan pula seperti mantan kekasihmu, yang hobi mengajakmu pergi.
Kamu pasti seperti kebanyakan lelaki, yang menganggap hal seperti ini hanya bahan tertawaan.
Tapi, bagi kaum hawa seperti kami, waktu adalah salah satu alasan untuk tetap bertahan.
Sedikit saja waktu yang kamu luangkan, akan kamu dapatkan begitu banyak perhatian.
Karena wanita itu selalu memberi dua kali lipat dari apa yang kamu beri.
Jangan malas, jangan anti dengan jalan-jalan. Karena dari situ, kamu bisa melihat betapa sabarnya ia terhadapmu. Kamu dapat melihat seberapa mau dia bertahan denganmu.
Dia tidak ingin pergi setiap hari, hanya sesekali. Berdua.
Menceritakan apa yang terjadi padanya seharian tadi, membiarkan jalanan melihat kalian lebih lama dari biasanya.
Membahagiakan sahabatku itu tidak susah, kan?
#30HariMenulisSuratCinta
aku suka suratmu ini, semoga tak dianggap terlalu mencampuri urusan yaaaa.
BalasHapusnulis selaluuuu
-Ikavuje