Surat ini saya tujukan untuk pencetus kata "baper".
Kesal sekali saya mendengar kalimat itu. Menurut saya kata-kata itu sangat jahat. Apa salah nya jika setiap dari diri kita membawa perasaan dalam banyak hal. Memangnya kita batu?
Memangnya hati kita tidak boleh bekerja? Tidak boleh merasa?
Tidak ada yang ingin merasa jatuh cinta begitu saja, merasa kesal tiba-tiba. Tapi, kita tidak bisa memilih untuk jatuh dan bangkit lagi pada siapa. Perasaan itu tidak bisa kita paksa. Tidak tepat waktu datangnya.
Maka, biarkanlah masing-masing dari diri kita membawa perasaan dalam segala hal. Karena rasa juga perlu dilatih, juga perlu di asah. Supaya tidak mati sia-sia.
#30HariMenulisSuratCinta
Kesal sekali saya mendengar kalimat itu. Menurut saya kata-kata itu sangat jahat. Apa salah nya jika setiap dari diri kita membawa perasaan dalam banyak hal. Memangnya kita batu?
Memangnya hati kita tidak boleh bekerja? Tidak boleh merasa?
Tidak ada yang ingin merasa jatuh cinta begitu saja, merasa kesal tiba-tiba. Tapi, kita tidak bisa memilih untuk jatuh dan bangkit lagi pada siapa. Perasaan itu tidak bisa kita paksa. Tidak tepat waktu datangnya.
Maka, biarkanlah masing-masing dari diri kita membawa perasaan dalam segala hal. Karena rasa juga perlu dilatih, juga perlu di asah. Supaya tidak mati sia-sia.
#30HariMenulisSuratCinta
ciye bapeeeerrr, jangan lupa mencintaa cintaa yauayaa
BalasHapus-Ikavuje