Langsung ke konten utama

Cukup


Rasakan apapun yang kamu ingin. Rasakan aku yang perlahan-lahan hadir. Nikmati semilir angin. Pejamkan mata mu lalu hadirkan aku.

Aku selalu menikmatimu dari sini. Dari tempat yang tidak pernah kamu tahu. Dari tempat yang begitu jauh dari mu saat itu.

Tubuhmu yang semakin kurus. Rambutmu yang semakin memanjang. Kamu berantakan. Aku tidak bisa mengatakan bahwa aku menyukainya. Namun, aku selalu tahu bahwa itu dirimu dan aku entah bagaimana bisa selalu mencintai itu.

Sesekali lihat lah kebawah saat sudah di tempat setinggi itu. Aku selalu melihat ke atas untuk memandangmu. Berharap ada senyum untuk lelahku menunggumu. Tapi, siapa aku?

Kau selalu tahu bukan, aku hanya wanita yang ditakdirkan untukmu. Menunggu kepulangan dari perjalanan yang mengagumkan. Yang tidak pernah ada aku kamu sertakan. Tapi, mungkin seperti inilah takdir. Aku tetap mencintai apa yang aku lakukan. Menunggu kepulangan tanpa kabar dan jawaban.

Hanya cukup senang dengan tahu bahwa kamu baik-baik saja hingga di atas sana. Hanya cukup senang dengan tahu rinduku sempat menjelma gigilmu. Tetap berjalan tuan, ke tempat yang lebih tinggi. Kamu tahu, aku tidak apa berada disini. Aku sudah begitu terbiasa. Jangan khawatirkan aku yang begitu mencinta. Mendongak ke atas dan tahu kamu bahagia di puncak itu, aku sudah cukup rela.

Karena sesekali dalam hidup, tuan. Beberapa hal memang lebih baik "cukup".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sembunyikan Saya

Kepada mu yang masih menyembunyikan saya dari seluruh dunia. Kita pernah sama-sama saling bersilang jalan. Pernah saling bersisian. Pernah saling pergi. Tapi, apa yang semestinya jadi satu pasti akan kembali.  Kita pernah pula saling melewatkan. Pernah juga dengan berat hati melepas genggaman. Tapi, apa yang semestinya jadi milik kita akan datang tanpa pernah memberi tahu. Kini, saya senang berada disini. Di tempat yang ingin saya tetapkan menjadi rumah. Tempat saya pulang dari segala lelah. Tempat yang tidak seorang pun tahu, karena kamu dengan begitu tenang menempatkan saya dengan begitu rahasia di situ. Di hatimu.  Maka dengan surat ini, kamu harus bertanggung jawab karena sudah membuat saya betah. Kamu harus menjaga saya agar tetap berada di sisimu. Meyakinkan saya untuk tidak membuka pintu. Membuat saya jatuh hati setiap hari padamu. Sebagai hadiah, kamu dapat menikmati senyum saya yang manis semau mu😄 #30HariMenulisSuratCinta

Thank You Mozaik

Hai, Mozaik Al Isamer, putra sulung Bapak Insan Asyik.  Sekitar tiga hari yang lalu aku berkunjung ke typoganteng.com dan membaca tulisan yang berjudul "Ayah, Kau Terbaik!". Dan karena ulahmu menuliskan itu berhasil membuatku menangis dan merindukan ayahku.  Yang paling bisa buat mata berkaca-kaca di bagian yang ini, "Gue anak nggak berguna, kalau dia nggak bisa nikmatin masa tua nya." Aku rasa apapun yang berhubungan dengan orang tua akan selalu bersinggungan dengan air mata.  Sebelumnya, aku akan memperkenalkan diri dengan sejelas-jelasnya karena ini bukan surat kaleng. Namaku Vici Kurnia Ayuningtyas, putri sulung Bapak Muazin. Kelahiran Lampung, 22 Mei 1995. Seperti yang kamu tuliskan sebelumnya bahwa setiap Ayah akan selalu punya "keren" nya masing-masing. Tapi, pandangan anak perempuan dan laki-laki tentang Ayah akan sangat berbeda menurutku. Seperti nama Ayahku; Muazin, yang katanya arti nama itu adalah pria yang mengumandangkan adzan. Ta...

Menyukai Seseorang

Bukankah menyukai seseorang adalah hal yang mudah? Hanya cukup dengan menyukai nya, tanpa perlu tahu siapa mantan kekasihnya, pekerjaannya, apa yang sedang ada dalam pikiran nya. Hidup akan baik-baik saja sepertinya. Hari-hari hanya akan ada perasaan baik, mendoakan, mengharapkan. Dalam menyukai kita selalu diperbolehkan berharap, tidak ada yang bisa membatasi rasa dan harapan itu karena semuanya milikmu. Rasa ingin tahu tentang nya adalah yang paling menguasi pikiran mu. Tentang hobi nya,  makanan dan film favorit nya, tipe pasangan yang menjadi impian nya. Padahal rasa ingin tahu itu bisa melukai. Tapi, tiap kali kamu menyukai seseorang seolah kamu merasa jadi manusia yang paling bisa menahan rasa sakit. Kamu merasa baik-baik saja saat orang yang kamu sukai muncul di timeline mu.  Hadir sesekali lewat instastory. Hanya dengan itu kamu merasa jadi yang paling tahu tentang diri nya. Kamu merasa hari mu dipenuhi tawa dengan melihat foto nya yang sedang tersenyum,...