Masing-masing
dari kita akan selalu punya definisi bahagia. Dari bahagia paling sederhana
sampai bahagia paling rumit. Saya rasa kunci bahagia memang dari dalam diri.
Kita hanya
perlu fokus pada apa yang membuat kita bahagia, bukan apa yang “seharusnya”
membuat kita bahagia.
Pertanyaan tentang
“7 hal yang membuatmu bahagia” entah kenapa jadi terasa sulit. Saya harus
berpikir semalaman untuk tahu apakah sebenarnya saya bahagia. Karena, kata
seseorang bahagia itu adalah saat kita tidak perlu mencari tahu kita sedang
bahagia atau tidak.
Mungkin karena
saya sibuk mencari bahagia yang besar hingga saya tidak terfokus pada bahagia
yang sederhana. Tujuh hal itu mungkin hanya rangkuman dari kebahagiaan yang
akan saya bagikan disini. Semoga salah satunya, ada kamu atau kebahagiaan
milikmu.
Dimulai dari yang paling sederhana, saat
saya bisa lebih dulu bangun dari alarm. Rasanya saya sudah dimenangkan
Tuhan pagi-pagi sekali. Bayangkan saja, saat kita sudah dengan baik
mempersiapkan sesuatu ternyata Tuhan percaya kita bisa lebih siap dari itu. Biasanya
rasa syukur di pagi hari akan mendatangkan hal-hal baik di sepanjang hari.
Kesehatan diri dan orang-orang di dalam
hati. Kunci utama bahagia tentu sehat, akal dan pikiran. Jiwa dan perasaan.
Senyum di awal hari. Akan selalu ada
manusia yang dengan melihat senyum nya saja kita akan merasa punya kekuatan
untuk hidup lebih lama. Meskipun tidak semua orang berada di sisi kita, dengan
membayangkan nya saja saya pikir akan sudah sangat jelas terekam di ingatan
kita. Bagaimana lengkung bibirnya, sorot matanya, kerutan di wajahnya. Senyum dan
bahagia sudah Tuhan satukan secara magis berada dalam satu paket.
Senja. Merah merekah atau sendu. Senja akan
selalu jadi tanda bahwa apa yang saya lakukan hari ini sudah selesai. Meskipun memang
ada beberapa hal yang harus kembali dilanjutkan, paling tidak hari ini saya sudah
melakukan semuannya sesuai batas kemampuan. Senja akan menjadi rasa syukur
bagaimana setiap hari di lalui. Sekali saja, coba perhatikan senja yang
sempurna, dalam hati saya akan ada rasa lega dan senyum yang hadir tiba-tiba.
Instastory. Tidak tahu dimulai
bagaimana, instastory di akun Instagram paling bisa membuat bahagia. Tempat saya
menunggu seseorang. Tempat saya memperlihatkan sesuatu yang sebenernya hanya
ditujukan untuk satu orang. Tanpa perlu bertanya kesana-kemari, saya akan tahu
apa yang sedang ia lakukan. Bagaimana hari nya hari ini. Meskipun tidak setiap
hari, sayang nya saya mencintai cara jatuh cinta seperti ini. Menunggu bukan
termasuk kebahagiaan menurut saya, hanya saja saat apa yang saya tunggu datang
perasaan aneh selalu mencuat ke permukaan. Manis. Perasaan hangat menjalar ke
seluruh sendi.
Masakan dan pelukan Ibu. Saya bisa
pastikan kebahagiaan yang kali ini adalah milik semua orang. Bagaimana bisa
Tuhan ciptakan seorang manusia yang hanya dengan sentuhan tangan nya akan
membuat kita merasa di peluk kebaikan. Bagaimana bisa Tuhan ciptakan manusia
yang dari hasil tangan nya dapat membuat perut kita kenyang. Rasa lapar kita
hilang. Hati kita bahagia. Apapun yang lebih baik dari itu, masakan dan pelukan
ibu akan tetap jadi rahasia Tuhan membahagiakan sebagian orang.
Seorang manusia yang saya biarkan hidup
dalam hati. Yang saya biarkan memegang kendali mimpi. Yang saya persilahkan
mengisi penuh dan utuh perasaan. Terkadang pria itu tidak perlu melakukan
apa-apa. Diam nya pun sesekali membuat saya bahagia. Saya tidak tahu apa yang
sedang Tuhan rencanakan, tapi tiap mengingat nya saya tersenyum. Hati saya
hangat. Saya harap Tuhan adil untuk juga memberi perasaan hangat di hati nya
tiap pria itu mengingat saya.
Seperti ini
bahagia yang akhir-akhir ini sedang begitu saya syukuri. Saya tidak tahu apakah
akan berubah atau bertambah, karena bahagia lagi-lagi memang dari dalam diri.
Semoga masing-masing
dari kita memiliki dan menemukan bahagia sendiri tanpa pernah berpikir
mengambil bahagia milik orang lain.
Komentar
Posting Komentar