Langsung ke konten utama

Saat kamu sendiri



Saat kamu tidak mempunyai sesuatu untuk disakiti, jangan datang padaku. Aku tidak akan pernah menawarkan diri. Jika kau percaya, makan lah sesuatu. Terkadang suatu masalah seperti makanan yang harus kita cerna, kita nikmati dengan penuh rasa suka. Jika kesal mu masih saja belum hilang, pejamkan sebentar kedua mata mu. Lalu, ingat hal-hal baik yang pernah ada disekelilingmu. Ingat aku, jika saja aku pernah menjadi hal yang paling baik dihidupmu.

Saat kamu merasa sepi seperti mengejarmu, jangan datang padaku. Aku tidak akan pernah bisa memberi keriaan padamu. Karena di saat-saat seperti ini, mungkin aku sudah tidak lagi disampingmu. Tidak lagi menemani sepanjang baik buruknya mimpimu.

Aku hanya bisa memperhatikanmu dari sini, ditempat yang jauh lebih baik dari hari itu.
Tempat dimana kamu sudah tidak bisa menyia-nyiakan aku. Seharusnya disaat seperti ini kamu menyadari banyak hal. Tentang betapa aku yang pernah begitu sungguh padamu. Yang tak pernah lelah disampingmu.

Saat kamu lelah, ingatkah pernah ada aku yang tak pernah kalah. Berusaha menguatkanmu sementara aku begitu patah.
Saat kamu terkukung rindu, ingatkah pernah ada aku yang tak pernah melepas peluk untukmu. Sementara aku begitu dingin dalam malam.
Saat kamu begitu egois dalam masalahmu, ingatkah pernah ada aku yang sabar. Selalu ada untukmu hanya supaya kamu tidak merasa sendiri. Meskipun keberadaan ku di saat-saat itu begitu mengganggu untukmu.

Saat kamu sendiri, coba kenang lagi yang dahulu pernah kau miliki.
Aku dan bahagia untukmu.
Aku dan segala egoismu.
Aku dan ketidakmampuan bertahan lagi disisimu.

Dan kini, aku dan segala doa baik yang tak pernah putus untukmu, menikmatimu dari jauh. Semoga saat kamu sendiri, doa baik ini sampai padamu. Sampai pada hatimu yang dulu pernah mencintai aku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sembunyikan Saya

Kepada mu yang masih menyembunyikan saya dari seluruh dunia. Kita pernah sama-sama saling bersilang jalan. Pernah saling bersisian. Pernah saling pergi. Tapi, apa yang semestinya jadi satu pasti akan kembali.  Kita pernah pula saling melewatkan. Pernah juga dengan berat hati melepas genggaman. Tapi, apa yang semestinya jadi milik kita akan datang tanpa pernah memberi tahu. Kini, saya senang berada disini. Di tempat yang ingin saya tetapkan menjadi rumah. Tempat saya pulang dari segala lelah. Tempat yang tidak seorang pun tahu, karena kamu dengan begitu tenang menempatkan saya dengan begitu rahasia di situ. Di hatimu.  Maka dengan surat ini, kamu harus bertanggung jawab karena sudah membuat saya betah. Kamu harus menjaga saya agar tetap berada di sisimu. Meyakinkan saya untuk tidak membuka pintu. Membuat saya jatuh hati setiap hari padamu. Sebagai hadiah, kamu dapat menikmati senyum saya yang manis semau mu😄 #30HariMenulisSuratCinta

Thank You Mozaik

Hai, Mozaik Al Isamer, putra sulung Bapak Insan Asyik.  Sekitar tiga hari yang lalu aku berkunjung ke typoganteng.com dan membaca tulisan yang berjudul "Ayah, Kau Terbaik!". Dan karena ulahmu menuliskan itu berhasil membuatku menangis dan merindukan ayahku.  Yang paling bisa buat mata berkaca-kaca di bagian yang ini, "Gue anak nggak berguna, kalau dia nggak bisa nikmatin masa tua nya." Aku rasa apapun yang berhubungan dengan orang tua akan selalu bersinggungan dengan air mata.  Sebelumnya, aku akan memperkenalkan diri dengan sejelas-jelasnya karena ini bukan surat kaleng. Namaku Vici Kurnia Ayuningtyas, putri sulung Bapak Muazin. Kelahiran Lampung, 22 Mei 1995. Seperti yang kamu tuliskan sebelumnya bahwa setiap Ayah akan selalu punya "keren" nya masing-masing. Tapi, pandangan anak perempuan dan laki-laki tentang Ayah akan sangat berbeda menurutku. Seperti nama Ayahku; Muazin, yang katanya arti nama itu adalah pria yang mengumandangkan adzan. Ta...

Menyukai Seseorang

Bukankah menyukai seseorang adalah hal yang mudah? Hanya cukup dengan menyukai nya, tanpa perlu tahu siapa mantan kekasihnya, pekerjaannya, apa yang sedang ada dalam pikiran nya. Hidup akan baik-baik saja sepertinya. Hari-hari hanya akan ada perasaan baik, mendoakan, mengharapkan. Dalam menyukai kita selalu diperbolehkan berharap, tidak ada yang bisa membatasi rasa dan harapan itu karena semuanya milikmu. Rasa ingin tahu tentang nya adalah yang paling menguasi pikiran mu. Tentang hobi nya,  makanan dan film favorit nya, tipe pasangan yang menjadi impian nya. Padahal rasa ingin tahu itu bisa melukai. Tapi, tiap kali kamu menyukai seseorang seolah kamu merasa jadi manusia yang paling bisa menahan rasa sakit. Kamu merasa baik-baik saja saat orang yang kamu sukai muncul di timeline mu.  Hadir sesekali lewat instastory. Hanya dengan itu kamu merasa jadi yang paling tahu tentang diri nya. Kamu merasa hari mu dipenuhi tawa dengan melihat foto nya yang sedang tersenyum,...